Wednesday, January 13, 2010

...tiga tahun berjalan...

Mas, tak terasa ya tiga tahun sudah kita berjalan bersama...
Rasanya baru kemaren ad terima biodatamu,
Sehari kemudian berjumpa denganmu untuk bertaaruf dalam suasana yang sungguh 'ajaib'
Hingga memutuskan untuk menikah karena 'jebakan' murrabi dan murabbiyah kita...
Satu hari berselang, kaupun datang menemui Apa dan Mamah, untuk memintaku menjadi istrimu

Alhamdulillah semuanya terasa dimudahkan...
Allah swt melapangkan hati Mamah dan Apa untuk menerimamu menjadi Qowamku..
Alloh swt juga mengikhlaskanku hati Bapak dan Ibu menerimaku sebagai pendampingmu..
Hingga merekapun setuju ketika 'kita' meminta agar akad diselenggarakan 2 minggu tepat setelah kau menemui Apa dan Mamah..
Atau .. mmh 16 hari semenjak aku 'mengenalmu' dari biodatamu...
Ajaib?
Ah tidak juga... ^__^
Banyak yang lebih singkat padat dan jelas ... hehe..

Kenapa kita mau dijodohkan oleh 'Mak Comblang'?
Tidak 'mandiri', bahkan diatur oleh orang lain
Mmh... ah tidak juga...
Bukan Murabbi yang memilihkan jodoh kita, iya kan Mas?
Alloh lah yang menetapkannya..
Karena Alloh swt telah menetapkan jodoh untuk masing - masing jiwa
Tinggal kita memilih cara apa yang akan digunakan untuk menggapainya..
Sama seperti rizki materi, setiap jiwa ada bagiannya...
Tinggal memilih, apakah dengan cara yang halal ataukah tidak..
Dan kitapun memilih dengan cara yang baik, yang aman sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw
Yaitu tidak berpacaran sebelum waktunya, tidak berkhalwat dan tidak membiarkan cinta yang belum boleh datang menghiasi hari - hari kita..
Bukankah Alloh dan Rasulnya meminta semua hal yang kita jalani dilakukan dengan proses yang baik?
Bukan hanya islami dalam akad, serta samara dalam menjalani setelahnya..
Tapi juga penting untuk menjalani proses sebelumnya yang terjaga dari hal-hal yang diharamkan.

Bukan juga ta'aruf yang ...
Dimulai dengan chating berdua selama berjam - jam
Ataupun e-mail pengganti surat cinta...
Mmmh apalagi sms berisi tausyiah indah yang 'menjebakan'..
Siapa yang yakin semua cara itu bisa menjaga hati kita..
Fisik tidak berjumpa tapi jiwa 'berkelana' membayangkan si dia...
Yang kita fahami adalah proses ta'aruf yang sederhana, dimana hati, jiwa dan perasaan terjaga senantiasa, hingga semuanya Alloh halalkan setelah mitsaqan ghalizha terucap ...
Allahu'alam bi showab ...

Hemmmmh...
Saat -saat yang sulit untuk menjaga hati, iya kan Mas?
Hanya kepada Alloh sajalah kita titipkan hati kita...
Bahkan ketika hari - hari hectic mempersiapkan hari H
Dimana, kau dan aku yang saat itu belum halal harus banyak - banyak berkomunikasi
Alhamdulillah...
Hanya Alloh swt -lah Yang Mampu Menjaga Hati kita hingga tetap terjaga pada saatnya...
Dan hari ini, tiga tahun yang lalu
Alloh swt tetapkan engkau sebagai Qowamku, Ayah dari buah hati kita ...
Dan dihari yang sama pada tahun ini, InshaAlloh Mas juga akan menjalani operasi pengangkatan pen dari kakimu...
Alloh pasti tahu yang terbaik untuk kita ya Mas, sehingga waktu operasi-pun mundur sehari. Seharusnya Mas dioperasi hari kemaren. Maspun dengan sabar menjalani shaum dari jam 12 malam dihari sebelumnya
Tiba-tiba siang menjelang, perawat pun mengabarkan operasinya ditunda karena Dokternya cape setelah mengoperasi 3 pasien berikutnya...
Hati istrimu ini diuji ketika mendengarnya, kesaaaaaaaaal rasanya...
Setelah sepagian tidak ada kepastian kapan operasinya, menunggu saja sampai waktunya dipanggil oleh Nurse...
Gejolak hati dan jiwa, tekanan psikologi yang besar. Karena walo bagaimanapun, ketika suami harus dioperasi, itu adalah sesuatu hal yang 'menakutkan' dan mengkhawatirkan bagi seorang istri..
Belum lagi memikirkan suami yang tidak makan dari jam 12 malam sampai jam 2an..
Tiba - tiba datang kabar kalo operasinya gak jadi...
Wuaaaah, hati istrimu ini langsung tak karuan seperti orang yang baru turun dari roller coaster..
Kesal, marah, sedih semuanya bercampur aduk..
Mmmh tanda iman ad belum kuat ya Mas? ^__^
Tapi ketika melihatmu, Mas tetap senyum...
Mungkin kevewa juga terbersit dalam hatimu, tapi kau mampu menjaga emosimu ..
Kau tetap sabar Mas...
Sama seperti 2,5 tahun yang lalu, ketika 'ujian' itu datang, di usia 6 bulan pernikahan kita ..
Ketika awal mula pen itu harus terpasang di kakimu..
Hari-hari yang kita lewati di RS
Sebuah Kesabaran, tanpa keluhan sedikitpun..
Padahal luka luar biasa di kakimu akibat kecelakaan itu, sehingga diawal - awal hari memejamkan matapun teramat sulit bagimu...
Namun tak pernah ungkapan sakit itu terucap,
Bahkan ketika saatnya mebersihkan lukapun, hanya rintihan pelan yang terucap dari bibirmu ...
Subhanallah, Alloh menguatkan hati dan jiwamu....
Semoga ujian kali inipun kita sama-sama dikuatkan ya Mas...

InshaAlloh, Alloh akan mudahkan jalan kita...
Semoga setelah operasi ini, kita menjadi hamba yang lebih banyak bersyukur, lebih banyak beribadah dan lebih banyak bermanfaat...

Oia...
Sesampainya Ummi di rumah, Wafa manggil - manggil Abah terus...
She miss u so much, we miss u ....

Semoga dikuatkan, semoga dimudahkan, dilancarkan dan diberikan keselamatan ...
Aamiin Yaa Rabbal'alamiin


Monday, December 21, 2009

CatSing Wafa :: NoveMber

ket : Catsing ini dibuat di Notes FB .. ^__^

Berhubung FB an lebih mudah, soalnya gak terlalu nyita waktu bacanya dibandingkan buka MP...
So si Ummi Wafa nulis catatan singkat perhari tentang Wafa di FB dulu, nti kalo udah sebulan baru diposting di MP..
biar gak kelupaan dan bisa di akses di mana-mana saja selama ada iNEt..

01 November 09

Heemhh hemmh.. Ummi menemukan kosakata baru tapi lama darimulut mungil Wafa...
Yaitu kata "minjam" dengan bunyi..."minem.. minem..minem".. sambil nunjuk- nunjuk barang ayng diinginkan.. dan diiringi dengan jeritan kalo gak dikasi ..:P *Pfuiiih...
Kenapa kosakata baru tapilama, soalnya ternyata kata ini kata BI Etri sudah dikuasai sejak lama, cuma si Ummi gak ngeh :P. Abis selama ini Wafa suka menyingkat kata 'minem' jadi "nem" yang bunyinya mirip dengan kata "Num" yang artinya minum...
Jadi setiap Wafa mengeluarkan kata yang mirip "Num".. Ummi kasi gelas d! Tapi kadang Wafa geleng...
Halaaah si Ummi..
Sampai sekarang pun masih susyah bedain antara "Num" dan "Nem", suka minta bantuan d translator... ETRI PURWATI hahaha... Makasii Ya Tri...

Kemaren juga, neng Wafa shalihah bisa ngingetin Ummi untuk ambilh anduk kalo mandi. Wafa tau kali ya kalo yang mandiin Wafa aka Ummi dan Bi Etri suka lupa ambil handuk. Jadi pas Ummi bilang "ibak" alias mandi, Wafa langsung bergaya seperti mo buka baju, abis bajunya dibuka lalu langsung nunjuk - nunjuk minta ambil handuk..

Ritual jalan-jalan Wafapun sekarang bertambah. Kalo dulu, kalo mo jalan -jalan Wafa hanya ambil sepatu, duduk dan mencoba memasangkan sepatu (jadi kalo Wafa udah narik tangan Abah dan ambil sepatu, itu tandanya minta hang out :P ). Sekarang, abis ambil sepatu dia nunjuk - nunjuk kunci ayng digantung di atas. Mungkin karena liat Bi Etri selalu ambil kunci kalo mo keluar .. ^__*

Oia,ini yang kelupaan ditulis di bulan kemaren...
Wafa punya 3 macam senyum&ketawa...
Macam pertama, senyum dan ketawa yang biasa saja. Lucu sihh tapi gak lucu-lucu amat.. gitu kali yaa fikirnya...
Macam kedua, ketawa yang "ngeuleukeuteuk" kalo bahasa sayah nyamah, yang geli banget.Ini biasanya kalo kejar-kejaran atau ngeliat sesuatu yang lucu pisan..
Macam ketiga ketawa jail, ketawa yang Ha ha ha.. dengan bunyi jail..Kebayang gak siyy?
Biasanya kalo dia mo jailin sesorang...
Seperti sore kemaren, kami bertiga Ummi, Wafa dan Bi Etri lagi main di depan. Abah lagi tidur di kamar, dia kecapean soalnya kegiatannya full...
Wafa yang lagi hobi jalan-jalan tiba-tiba masuk kamar Abah...
Lalu manggil Abah... Bah.. Bah.. Abah..
trus ngedeketin sambil ketawa jail Ha ha ha.. Abis itu nyolek nyolek Abahnya dan berusaha ngebangunin Abahnya ...
*bayangkan orang yang mo jailin .. kebayang gak siyy?
Ya gitu d!
Ok itu CatSing-nya .. yang ternyata panjang..
special dedicated for PakDe, Uwa, dan Omnya Wafa...
soalnya kan jauh, gak bisa nengok Wafa setiap hari...
mmh buat yang lain juga yang sayang sama Wafa..

LuV

02 November 09

Wafaaa ditinggal Ummi lamaa ke Lab...
Alhamdulillah kata Bi Etri gak rewel...
So, akhirnya dibawa Ummi ke L12 d! Wafanya
Abis kasian kalo ditinggal lagi, nti takut rewl dkk

Oia, Wafa bisa apa Nak...
Heuheuuu subhanallah ada kejadian yang membuat Ummi bersyukur dalam-dalam..
Ketika mudik ke TulungAgung, Ummi dan Abah untuk pertama kalinya mendengar Wafa mengeluarkan kata yang bunyinya mirip Allahu Akbar, dan kata itu diucapkan ketika terdengar adzan dari mushala deket rumah...
Selanjutnya, Ummi dan Abah jarang - jarang denger kata itu lagi, atau kami-nya yang gak perhatian yaa?
Pas mudik ke Talaga, ternyata Aa Sultan juga punya keahlian yang sama dan lebih intensif. So kami gak merasanya terlalu istimewa..
Pas balik ke Johor, ternyata kebiasaan Wafa untuk ikut mengucapkan Allahu Akbar semakin sering. Suatu hari pernah tangannya menirukan gerakan Takbiratul Ihram, lalu Ummi ikutin dan mengulang - ulangnya sambil ikut membenarkan letak tangan kanan Wafa di atas tangan kiri...
Subhanallah tadi malam, setelah Ummi bermain dengan Wafa, Ummi memutuskan untuk shalat Isya dulus sebelum nidurin Wafa, daripada nanti pas ngelonin trus kebablasan Isya-nya menjelang pagi karena ketiduran.. hiks
Nah setelah wudlu, Ummi bilang ke Wafa "Ummi sholat heula nya (Ummi shalat dulu ya)"...
Kemudian Wafa langsung bilang Allahu Akbar dambil tangannya mengikuti gerakan Takbiratul Ihram
Subhanallah..walhamdulilla

h Allahu Akbar... Ummi terharu Nak..
Setelah itu Wafa seperti mau melakukan gerakan sujud, tapi tentu saja susah dan belum bisa.. Akhirnya si Ummi yang sujud dan Wafa hanya menggerak-gerakan kepalanya seperti mau sujud sambil tertawa..
San subhanallah pas shalat pun Wafa gak nangis, tapi merhatiin Ummi. Yaa sekali kali siyy jalan menghampiri Ummi, meluk Ummi dan melihat Ummi sambil cengengesan..
Semoga pengenalan dirimu akan Allahu Akbar saat ini menjadi bekal untukmu untuk senantiasa mengingat kebesaraNya ya Nduk...
Semoga pengenalanmu terhadap shalat menjadikanmu istiqamah menjaga shalatmu ya Ceu...
Semoga antengnya dirimu menunggui Ummi shalat adalah bekal untukmu, bahwa shalat itu akan memberikan ketenangans epanjang hidupmu ya Neng ...
Aamiin...

Mmh trus apalagi apalagi?
Oia sekarang kalo bilang kata minjem alias 'minem' sambil menyorokan tangannya mengikuti gerakan yang meminta sesuatu .. lucuuu pisan lah pokonamah ..:D. sampai Ummi tertawa tawa dibuatnya...

Apalagi Miii?
Lupaaa euuy, abis tadinya mo tadi malam nulis, tapi keburu tepar. Nti lah kalo inget ditulis lagi yaa..
Semoga kau makin shalihah ya putriku sayang ...
aamiin

03 & 04 November 09...

wafa Wafa shalihah.. apa yang sudah kau lakukan Nak...
Mmh dimulai hari selasa..
Kata Bi Etri Wafa bantuin Bi Etri jemur baju trus bawain ember sampe ke tempat mesin cuci.. Hihihii gaya pisan nyaa... semoga sampai dewasa kau hobi membantu sesama yaa...
Lalu lalu Wafa sama Ummi ke rumah dek Widad untuk ikutan taklim selasa ..
Mains ama Mas Iyas, mulai mraktekin kalimat 'minem' alias minjem ke mas iyas dan minta tukeran plastik sama mainan mobilnya mas iyas.. pinteeer..
Tapi ko ya putri Ummi nan shalihah ini hobi teriak yaa?..
Ummi sampai bingung, wafanya diapain biar gak suka teriak teriak...
Lalu pas ditinggal Ummi wudlu, Wafa anteng sama amah Nad, tapi ko ya pas Ummi mo sholat tiba-tiba nangis dan gak mau sama siapa-siapa selain sama Ummi.. Hingga akhirnya Ummi bawa Wafa sambil shalat, tapi ribet karena gak biasa mangku pas shalat, akhirnya dibawa 'kabur' sama amah Rhani dan berhasil tertawa lagi ...
Thanks to ammah Rhani.. ^__^
Mmmh pas ngobrol ma Bu Bambang, kayaknya Wafa musti diterapi dg banyak main ke tetangga d! Biar mulai bergaul banyak dan mau sama yang lains elain Umi dan Bi Etri..
Alhamdulillah setelah sekian lama gak mau diajak sama Bu Bambang (tapi kalo ngeliatin dan senyum mah mau *__^), tadi siang akhirnay Wafa mau diajak sama Bu Bambang...
Alhamdulillah.. gitu dong Neng.. gaul gauul... *__^
Oia tadi pagi Ummi, Wafa dan Abah ke klinik ut re-cek kondisi Wafa..
Alhamdulillah beratnya naik jadi 8.7 kg, masih di ambang berat yang normal untuk bayi usia 14 bulan. Walopun berat idealnya 9 kg dan sedikit saja diatas garis kuning pertanda berat yang tak normal..
Tinggi 74 cm, ok juga diatas 2 inch katanya..
gerak aktif.. malah super aktif hehe..
Nafas ok!!
Jadi dokternya bingung, ko sebelumnya ada diagnosa TBC..
Kalo hasil rontgen ada bintik kemungkinan akibat posis pas di X-Ray nya dalam posisi tidur ..
Limfosit meninggi itu karena virus bukan bakteri, kan TBC mah bakteri. Nah memang pas periksa di Bandung itu Wafa lagi flu beraaaattttzzzz...
Berat badan gak naik, ya mungkin karena Nduk shalihah yang satu ini gak bisa diam...
Jadi pas makan saja sambil muterrrr muterrr..
Sampai Ummi berfikiran kayaknya 50% makanan yang masuk langsung dipake untuk jalan HA ha ha... :p

Oia, soal makan... mmh mmh...
Gimana ya caranya biar bisa diam..
Wafa tu dari kecil gak bisa diam..
Sebelum bisa duduk sendiri dan jalan, Wafa kalo makan didudukan di stroller biar diam. Tapi tetep saja tangannya harus bergerak dan melakukan sesuatu. Jadi dari umur 6 bulan si Ummi harus cari ide agar Wafa anteng makan...
Mulai duduk dan bisa merangkak pun, tetep banyak gerak..
Apalagi sekarang, makannya muter muter, kamar wafa, kamar Bi Etri, ruang tamu, dapur...s emua dijelajahi kecuali kamar mandi..
Alhamdulillah rumahnya kecil jadi gak bikin keringetan yang ngejar :P

Mmh.. malam ini Wafa belajar origami..
Whattt?
Ehmaksudnya Ummi ngasi mainan Origami alias lipatan kertas..
Untuk awalan yang Ummi bisa baru perahu dan pesawat(ngarang), kedepannya Ummi mo belajar bikin origami yang lain mumpung ada titipan bukunya di rumah. Rencananya juga searching lagi mainan yang bisa bikin sendiri, selain hemat juga menumbuhkan daya kreatif anak..

Oia pas dikasi perahu, Wafa ikut-ikutan mainin tu perahu - perahuan. Tapi biasaa gak tahan lama, langsung diacak acak dan dibuntel buntel menjadi wujud antah berantah...
Tak peee.... ^__^
Pas pesawat, kan Ummi terbangkan tuh... N she looks so exiting....
Langsung ambil pesawatnya dan ikutan nerbangin sampai beberapa saat. Sambil tak lupa adegan tiup tiup belakang pesawat biar bisa terbang dan tertawa tawa...
Tapi tak lama, dia mulai pensaran sama bentuknya, lalu si pesawat dibongkar dan diacak - acak menjadi kertas yang tak berbentuk..
Namun dengan pd-nya dia tiup pesawat itu dan wussshhhhh diterbangkannya hingga melayang...
ha ha ha..
Tak pee ya Fa...
Nanti lama-lama Wafa juga bisa bikin pesawat- pesawatan..
Atau mo jadi pilot sekalian?
mBoleeeeh...
Yang penting wafa sehat, baik, cerdas, shalihah dan berbudi baik ya Nak...
itu dulu yang Ummi ingat...
c u tomorrow insyaAlloh...

*Wafa gi main sama Mbak intan dan Bi Etri.. Ummi sudah kangen rasanya :D

05 November 09

Anak kecil biasanya plagiat, Ummi tahu itu. Tapi subhanallah setiap hari tetap saja terkejut dg ke-'plagiat'-an Wafa atas apa yang terjadi di sekitarnya...
and yesterday (5th Nov), Ummi banyak melihat ke-'plagiat'-an Wafa..

Pertama...
Pulang dari pasar, Umi langsung disambut oleh Wafa. Karena kangen juga, so Ummi tidak menyimpan kerudung di tempatnya. Terjatuh dan tergolek dibawah kursi. Agak siangan, Wafa ngajak Ummi jalan-jalan di dalam rumah. Trus pas dilihatnya kerudung Ummi tergeletak dibawah kursi, langsung dia mabil setelah itu menuntun Ummi kedalam kamar, lalu berhenti dibelakang pintu dan mengangkat kerudung sambil menunjuk ke arah gantungan dibelakang pintu ...
Subhanallah.. Wafa ingin bilang ke Ummi... "Mi, gantungkan kerudungnya disini, seperti yang biasa Ummi lakukan"...
**Biasanya memang Ummi menggantungkan kerudung di tempat itu..
...

Kedua, selepas Ummi mandi pagi, Wafa langsung narik tangan Ummi ke arah lemari. Lalu dia menarik sajadah dan mukena. Mungkin maksudnya mbantu Ummi untuk siap-siap shalat duha. Mungkin seringkali Wafa melihat Ummi dan Abah shalat duha (kalo gak buru-buru), selepas mandi. Atau karena seringnya keluar dari kamar mandi,Ummi dan Abah suka ambil sajadah dan siap-siap shalat ...
Allahu'alam bi showab..
Tapi ayng jelas Ummi sangat terharu dan senang Nak...

Ketiga...
Dengan gayanya, Wafa ambil cucian punya Wafa (diapers kain) darikamar ke kamar mandi...
Hihihi yang ini lucu banget, setelah ngebantu jemur pakaian dan membawakan ember tanpa sepengetahuan Bi Etri, sekarang bantuin dg meletakan cucian di akmar mandi...
Subhanallah.. yang rajin ya Nduk ...
Nah kalo yang ini lain lagi, jailnya keluar...
Tiba- tiba dari kamar Bi Etri, Wafa ngambil kaos kaki Ummi yang sudah bersih dan dibawanyan ke tempat cucian baju di sebelah dapur... Mungkin Wafa maksudnya mo bantu nyimpenin cucian ketempatnya ^__^
Pas, ketauan langusng duong dikejar sama Bi Etri..." Wafaa jangan itumah kain bersih"...
Tapi Wafa ketawa ketawa..
Setelah si kaos kaki dikembalikan ke tempatnya oleh Bi Etri...
Wafa balik lagi ke kamar Bi Etri, ngambil lagi kaos kaki bersih sambil ketawa ketawa dan berusaha menyimpannya ke tempat cucian... hihihihihi...
Sampe akhirnay Bi Etri menutup akmarnya...
Hihihihi seneng banget siyy Wafa jailin Bi Etri...

Keempat...
Abah mo balik kampus, setelah pamitan dan cium tangan Abah seperti biasanya,Wafa lalu menuntun Abah.Ummi bilang, "Nggak, Wafanya gak pergi.. Abah saja". Ummi kira Wafa gandeng tangan Abah karena mau ikut. Eee ternyata Wafa narik tangan Abah untuk mendekati helm kemudian menunjuk - nunjuk helm itu. Maksudnya suruh Abah ambil helm ya Neng ... *__^

Oia.. tdai pagi,Ummi dan Abah dapat kecupan sayang dari Wafa...
Subhanallah indaaah rasanya..
Jarang -jarang Wafa mau ngSun tanpa diminta..

Subhanallah walhamdulillah...
Putri Ummi shalihah makin pinter ya Neng..
Ummi, Abah dan Bi Etri harus hati-hati bersikap,karena Wafa merekam semuanya dan mengikutinya..
Yaa Rabbi jagalah putriku agar selalu dalam cintaMu dan mencintaiMu melebihi yang lainnya...
Aamiin

09 November...

Udah beberapa hari gak menuliskan kepandaian Wafa...
Apa yaa... Apa yaa...
yang jelas udah hampir seminggu, Ummi dan Wafa suka main imajinasi-imajinasian...
berimajinasi memakan makanan yang terpampang di gambar..
Seruu d!...
Sambil suap -suapan..
Awalnya ada semacam booklet dari sebuah susu. Cover-nya ada anak yang nolak makan dengan pring berisis lauk dan makanan di hadapannya...
So Ummi, pura -pura ambil makanan itu dan menyuapkannya ke Ummi lalu ke Wafa. Kemudian Wafa ngikut..
Jadilah tiap ada buku itu, kami berdua main suap-suapan ^__^
Nah pas dipinjamin mainan masak-masakan dari mbak Intan, wafa pun mulai berimajinasi dg menyuap makanan dari gelas atau pring dengan sendoknya ke mulutnya sendiri atau ke Berri atau ke Ummi...
^__^ lucuuu yaaa? *kata Ummi

Apa lagi ya Nak..
Oia makin pinter merhatiin kebiasaan orang...
Pas Abahnya mau ke kampus, bukan cuma nunjuk dan mo mengambilkan helm, tapi juga mo mengambilkan tas...
Pas Abahnya selesai mandi, Wafa ambilkan celananya.. bajunya...
dari lemari???
Ooo tentu bukan, dari atas kasur hehehe... Yang ngambilin siyy Abahnya, trus disimpan di kasur. Nah Wafa bagian ngangkat ngangkatin baju sambil bilang "Noh.. noh..noh"...

Oia, udah bisa manggil Meng/Meong/Kucing dg panggilan "Maa.. maaa...maaa"...
Thanks to Om Adib dan Om zaid yang sudah mengenalkan Wafa dg Meng alias Meong ..:P

25 Nov 09...
Haaarr geuniiingan sudah lama tidak apdet kondisi Wafa ya?
Si Ummi lagi rariweuh niiy...
Mmh yang jelas, Wafa for the first time eo di wc ketika berkunjung ke rumah ammah Aina..
Tanggal berapa yaa? Tanggal 13 kalo gak salah..
Jadi begini ceritanya..
Mmh Ummi melihat penampakan Wafa mules...Pas ditengok belum keluar...
Ummi segera bawa ke WC, WC-nya jongkok lhoo..
Trus menata gaya Wafa agar mau jongkok. Heeuuh riweuh juga soalnya Wafa maunay ademprok dan mainin keran seperti biasa...
Setelah berhasil jongkok, Ummi usap punggung Wafa sambil bilang..
" Wafa mules yaa.. iyah sok ee..." beberapa kali diucapkan..
Akhirnya Wafa ngeden dan berhasiiiillll.....
*heuuuh maaf kalo tulisannya agak-agak horror...
kesimpulan: Wafa ngeh apa itu ee dan tau bagaimana harus mengeluarkannya ketika ada kalimat perintah untuk ee ^__^
Tapi setelah itu sodara-sodara.. tidak berhasil lagi ut mengajak Wafa eo di WC..
selalu terlambat...
Apakah karena tidak ketauan ngedennya, atau pas diajak ke WC wafa geleng-geleng dan memilih ngeden sambil duduk, tiduran atau dipelukan Ummi...
Yaaah toilet trainingnya belum sukses d!
Doakan yaaa...
Yang punya cerita sukses toilet training bagi-bagi yaa...
Oia kosa kata Wafa yang baru adalah
"teu aya" alias gak ada...
Jadi kalo ditanya, Wafa mana A?
"Hah taya" katanya..
Dan suka ngasi muka pura pura kaget wekweeeewww :P
Wafa juga sudah belajar akting nangis dari si Ummi...
*heuuuh ajaran sesat inimah :P
Si Ummi suka pura - pura nangis depan Wafa, dan sekarang Wafa pun sukses nangis tanpa air mata kalo keinginannya belum terpenuhi..
So sodara-sodara bagaiaman menghilangkan efek akting nangis ini pada Wafa shalihah?
^__^
Oia tambahan wafa udah bisa sun yang berbunyi, namanya 'sun sada' (sun anu disada = sun yang berbunyi)..
Tapi da dasar bawaanya dari orok begitu, jadi yaah jangan harap tiap diminta Wafa bakalan ngasi 'sun sada' ini...
'Sun sada' ni jarang-jarang diberikan, dan kalo anda berhasil mendapatkannya, maka hati anda akan meleleh seperti es krim kena sinar matahari (HAHA hiperbola pisan) .. :P
Seperyi tadi siang, Ummi gak sengaja kena pukul Wafa yang tangannya gak biasa diam. Ummi pun hampir nangis, trus langsung d Wafa ngasi Ummi 'sun sada' tanpa diminta...
Wuaaah hati Ummi berbunga, jiwa meleleh dan rasa sakit pun sirna...

Aaah.. Ummi nyaaaah pisan ka Wafa... mmuachhh ** 'sun sada tea

Tuesday, November 10, 2009

.....???

Hoyong nulis...
seueur nu hoyong ditulis...
tapi teu parurun...
mun nulis teh, kedah nuju jongjon ... tararenang...
iyeu mah asa di duag - udag teu puguh..
nuhungkeun piduana, mugia tiasa submit paling telat awal februari...
aamiin

Friday, August 21, 2009

.......

I'm gonna do it. I'm sure this is the most beautiful plan Allah sets me. More than any rose-coloured plans I've set with hubby.......
-**-
i read that words ...
then...
speechless.. only tears drops from my eyes...
i can't write anything...
i just write her name in her MP

............***...........
Ya Rabb aku menyayanginya.... sungguh..
Ya Rabb aku mencintainnya.... sungguh..
aku ingin berada disisinya, memeluknya, menguatkannya melalui semua ujian tanda cinta dariiMu..
mungkin aku tak bisa berkata apa-apa
aaah mungkin aku tak bisa menghiburnya
bahkan aku lebih cengeng darinya... (seperti saat ini, air mata yang tak mau berhenti mengalir..)
like she ever say.. I'm fine La... and me.... I feel not fine, I feel so sad. huhuhu
And finally I'm the one who was crying in front of her ...
*aaaaaaah diriku memang cengeng

Yaa Rabb..
Ku meminta padaMu.. hanya padaMu.
Kuatkanlah dia,berikanlah kesabaran dan ringankanlah jiwanya untuk melalui ujian sayang dariMu...
Ya Rabb kuatkan juga aku untuk selalu menemaninya dalam setiap do'aku..
untuk selalu ingat dan menyebut namanya dalam setiap pintaku ...
Karena hanya itu yang bisa kulakukan untuknya...
Dan hanya DiriMu yang mampu membolak balikan setiap keadaan...
Hinggaa hanya padaMu-lah kugantungkan setiap harap dan pinta

Ya Rabb..
ramadhanMu pun telah tiiba...
Bulan saat do'a doa dikabulkan...
Bulan disaat penuh keberkahan...
Semoga di bulan ini Engkau berkenan menyembuhkannya
Dan eemoga Ramadhan ini makin menguatkan dirinya

aamiin


Untuk semuanya ..
Mohon do'anya..mohon do'anya...untuk sahabatku tercinta.Kumohon ...untaikan do'a untuknyya agar dirinya diberikan kesembuhan dan kekuatan...
Dan agar keluarganyapun diberikan kekuatan untuk mendampinginya

teriring cinta untuk saudariku
-LuV-
*aaaaaaaaaaaaah kenapa air mata inni tak mau berhenti mengalir


Saturday, August 01, 2009

menjeLaNg 1 tAhuN :: Wafa
















Subhanallah.. putri Ummi hampir setaun usianya...
Pinginnya terus dicatat perkembanganmu Nak...
Heuuu tapi gak sempat niyy... (Atau gak nyempetin yaaak ? )
Ummi kasi catatan singkat lagi aja ya Nak mengenai perkembanganmu...

Alhamdulillah siang ini, Ummi dan Bi etri menyadari bahwa gigi atasmu mulai tumbuh. Giginya udah ngintip2...
Heheh padahal tepat hari ini usiamu 11 bulan lebih 9 hari. Ko belum ada gigi ya? Masih calon gigi? Ummi jadi mikir, apa kalsiumnya kurang ya?
Heuuh jadinya Ummi semangat minum susu 2 x sehari dan kalo inget minum CDR juga.
Sebelumnya Ummi paling minum susu 1 kali sehari, itu juga kalo gak lupa. Minum CDR juga angin-anginan
Semuanya terjadi karena Ummi LUPA.. duu parahnya Ummi niyy...

Itu catatan terbaru...
Catatan lama yang harusnya udah ditulis sejak 2 minggu yang lalu adalah...
Wafa shalihah udah bisa turun dari Ranjang yang tingginya +- 50 cm an lah...
Cara turunnya dengan memutar badan, hingga kaki dan pantat yang ada di sisi ranjang. Trus kakinya turun satu satu. Gak ada yang ngajarin lho! Wafa menemukan sendiri caranya
Ummi senaaaang sekali... walopun Ummi gak bisa lihat langsung pertama kali Wafa turun dari ranjang, soalnya waktu itu Ummi lagi ke kampus. Tapi tak apa.. Ummi senang bisa melihat Wafa turun dari ranjang walopun bukan yang pertama tahu...
Catatan lama lainnya, selain udah bisa kiss bye, Wafa juga udah bisa sun tangan. But only for 'special' people. Artinya angin-anginan .. kalo lagi mood ya sun tangan kalo ngga ya ngasi muka sembunyi2 malu gt . Tapi kalo ma Ummi dan ABah mah biasanya mau sun tangan, apalagi kalo Ummi dan Abahnya mo ke kampus. Plus bye-bye dan kiss bye..

Wafa hobi sun gambar/ foto terutama foto baby dan juga sun boneka. Tapi kalo diminta sun Ummi, duuu peliiitnya minta ampun, hobinya meluk dan mendekatkan kepala aja kalo ke Ummi mah ditambah sambil kepluk -kepluk punggung Ummi. Mirip orang dewasa gitu d!
Oia pas kemaren ke Jusco, Wafa gak tidur sama sekali. Dia senang duduk di bagian keranjang belanjaan. Liat gambar kanan kiri, kalo ada foto bayi langusng teriak teriak dan tangannya melambai -lambai minta megang. Ada boneka di sun-nya.. liat mainan dimainin...
Subhanallah senang rasnya melihat Wafa aktif dan responsif sekali..
Wafa juga punya boneka favorit lho! Namanya Beri, kalo ada Beri pasti dipeluk dan disun-nya.. Apalagi kalo udah lama gak ketemu, pasti langsung teriak diambil , di sun, dipeluk... mmh walo kadang abis itu dilempar . Hihihihi maklum anak seusia ini katanya lagi hobi melempar...

Wafa juga bisa memasang - masangkan sesuatu. Misal toples dan tutupnya, misting dan tutupnya. TApi karena motoriknya belum lancar, jadi cuma mendekatkan kedua pasangan benda tersebut tapi gak berhasil memasangkannya.
Heuuu Ummi gak ngerti ini keahlian luar biasa dari bayi berusia 10 bulanan atau nggak (skill ini dari dulu, cuma Ummi lupa nulis), tapi Ummi ngerasa amaziiiiiing banget liat Wafa ngeh ma benda benda disekelilingnya dan berusaha memasangkannya (misal menutup toples)
Wafa juga tau klo pasangannya pulpen itu kertas, lalu kemudian mengambil pulpen itu dan melakukan gerakan seperti menulis sambil mulutnya komat kamit. Sudah bisa nuliskah? Belum atuuh. Cuma si pulpen dipegang berdiri dan lalu digerakan diatas kertas. Jarang banget liat Wafa ngemut pulpen. Bahkan hampir gak pernah. Jadi kalo liat Ummi pegang pulpen, langsung diambil lalu nyari kertas dan 'bergaya' menulis...
Reaksi Ummi? Terkejuuut duong... wuaaa anak segede Ucrit (berhubung perempuan jadi bukan segede unyil yaa ) udah ngerti pulpen dan kertas
Oia, pernah suatu hari Ummi harus menulis ceramah dari seorang Ustazah. Wafa duduk di depan Ummi dan menghadap ke Ummi. Buku Ummi simpan di sebelah kanan ketutupan ma kaki yang menyila, trus Ummi sembunyi -sembunyi nulis disebelah kaki yang kanan. Soalnya kalo keliatan Ummi pegang pupen, langsung diminta smaa Wafa...
Perasaan Ummi, ketika nulis itu pulpennya gak keliatan, cuma tangan Ummi aja yang gerak-gerak. Eee neng Wafa shalihah langsung nyamperin ke arah tangan Ummi, trus Ummi langsung sembunyikan tangan dibelakang. Wafanya kayak nyari - nyari sesuatu gt. Yakin gak ada apa-apa dia main lagi. Ummi mulai nulis lagi, Wafanya nyamperin lagi ke tangan Ummi....
Wuaaaaaaaaa sudah d! gagal.. Jadinya gak bisa nulis

Alhamdulillah sekarang, Wafa sedikit-sedikit udah mau digendong, dipangku dan diajak main sama orang lain. Walopun gak tahan lama, pasti teuteup nyari Ummi. Tapi tak apa.. Bertahap ya Nak...
Dunia ini adalahs esuatu yang ' baru' untukmu, dan dirimu begitu exciting melihat sesuatu yang baru namun juga sekaligus merasa takut kali ya...
Hehe...

Apalagi yaaak...
Oia, Wafa udah bisa manggil Abah...manggilnya gini.... "aaataaaaaaaah... aataaah", sambil liat -liat Abah...
Trus manggil Ummi?
Belum hiks.. paling mangilnya Tetetetehhhh...
Hihihi mungkin keseringan denger orang lain manggil Ummi dg panggilan Teteh ...

Sudah dua hari Wafa gak mau bubur, maunya nasi...
Dana apapun yang Ummi, Abah, Bi Etri dan orang lain makan. pasti mauuuu....
Selama ini, Ummi an Abah agak selektif ngasih makan Wafa. Belum dikasi goreng -gorengan dan makanan yang berbahan pengawet...
Alkisah kemaren pas kumpul ma Ibu-ibu dan anak-anaknya, 'terlanggarlah' ketentuan tersebut.. kekekekek..
Pertama, waktu itu disuguhin bakwan. Ummi laper, ambil d bakwan itu. Wafa udah mupeng dan muka minta... Ya sudah Ummi kasi, tapi bagian wortelnya saja. Ee menjelang malam, Wafa inisiatif ngambil sendiri bakwannya dengan merangkak dan mendekati piring bakwan. Lalu kembali ke pangkuan Ummi, menyandarkan kepala di paha Ummi lalu memakan bakwan itu hingga mulutnya berminyak. Nampak enaak sekali. Coba Ibu mana yang berani mengambil kemabli bakwannya? Akhirnya Ummi biarkan Wafa dan bakwannya. Gak lama siyy, setelah kelelahan mencoba mengigitnya, Wafa lepaskan tu bakwan dan akhirnya Ummi lagi yang ngabisin
Kedua, setelah Ummi ngambil hidangan makan malam, Ummi heran bercampur senang. Ko ya Wafa anteng... Ternyata ee ternyata.. Bude-nya ngasi Wafa kerupuk. Panteeeesaaan Wafa anteng banget
Terakhir menjelang pulang, salah satu Ammahnya bagi - bagi agar-agar untuk Abang, kaka dan Mbak-nya Wafa yang umurnya 2 taun ke atas. Awalnya Wafa liatin aja, tak lama Ummi liat Wafa duduk anteng di pintu kamar, pas Ummi samperin ee ternyata lagi jilat-jilat agar-agar yang belum dibuka....
Duuu kasian anaku... nampak seperti orang kelaparan hiks .. Akhirnya Ummi kasi d!
Kalo liat xpresinya pas dikasi agar-agar itu, trus tingkahnya yang gak sabar nunggu Ummi nyuapin ditambah dengan aksi tangannya yang pengen nyolek-nyolek agernya..
Hehe.. heboh tapi seneng....
Anakku.. subhanallah di mata Ummi kau cerdas sekali Nak...

Wafa juga sudah punya teman 'akrab'. Namanya Hilmi, beda usiannya 2 bulan, tuaan Hilmi. Karena Ummi-nya Wafa dan Hilmi temenan, jadinya Wafa dan Hilmi sering ketemu. Kadang akur, kadang rebutan sampe dua-duanya nangis. Emaknya mah pada ketawa aja ngeliatnya. Wafa seneng sama mainan Hilmi dan sebaliknya. Pernah suatu hari Wafa maunya tempat minum HIlmi dan sebaliknya . Pernah juga, Wafa maunya makan-makanan Hilmi dan disuapin sama Ummi-nya Hilmi, dan Hilmi juga maunya makanan Wafa dan disuap sama Ummu Wafa. Hihihi lucuuuu d! Alhamdulillah Emaknya kompak, kalo nggak kan repot...
Karena udah kenal sama Hilmi, jadinya Wafa senang kalo ada Hilmi...
Alkisah di pengajian putri PPI hari selasa. Ketika baru masuk dan duduk, Wafa langsung teriak sambil nunjuk kenudian merangkak ke arah yang ditunjuknya. Ternyata oo ternyata ada Hilmi disana. Wafa seenaaaang.... dan ingin menyapa serta main dengan Hilmi. Kesempatan pertama, Wafa gak berhasil menyapa Hilmi karena sudah digendong ma Bude-nya. Tapi Wafa keep trying, akhirnya berhasil nyolek dan langsung nyamperin serta ngdeketin kepalanya ke kepala Hilmi. Begitulah, kalo Wafa seang dan sayang Wafa akan mendekatkan kepalanya dan menggoyang-goyangkannya ke kepala kawannya. Terkadang meluk juga ..
Begitupun ketika kemarin Hilmi sakit, Wafa pingin main sama Hilmi, jadinya Wafa ngedeketin Hilmi terus. Tapi kasian Hilminya lemes, jadi cuma bisa tidur dipangkuan Umminya. Duuu sedih rasanya...Ummi juga sedih, liat Hilmi yang biasa ceria, lasak gak bisa diam, sekarang Hilminya lemes...
Syafakallah ya Nak... Ammah Rela dan Wafa doain Hilmi sayang supaya cepat sembuh..aamiin....

Hemhh Hemmh catatan singkatnya ternyata banyak juga yaaak...
Hehehe...
Yah begitulah, ternyata banyak yang Ummi ceritakan tentang Wafa...
Semoga kau senantiasa sehat ya Nak...
Menjadi muslimah shalihah yang cerdas, sabar,penyayang dan juga bermanfaat untuk semua...
WeLuvU

Saturday, April 04, 2009

beRbaGi keBahAgiaan

at least bahagia menurutku, semoga yang baca juga ikut bahagia yaaa...
tulisan ini terutama untuk uyutnya Wafa yang cantik dan sholehah yang lagi ada di Jerman... Untuk menjelaskan kenapa janjiku terbengkalai, sampai sekarang belum konfirm soal bisnis tea. Yaa karena belum sempat 'belajar' dan diskus ma misua. Maaf ya Teh ...

jadi berita gembiranya adalaaaaah...
Alhamdulillah, sebagai student master, paperku keterima di dua konfrensi yang 'lumayanbergengsi'. Mmmh penyelenggaranya itu yang bergengsi
Paper pertama di AMS2009, paperku masuk di IEEE. Kita sebut paper IEEE. Paper yang kedua keterima di ICCSA. Di konfrens ini kita bisa milih, masuk ke IEEE atau LNCS. Kata misua LNCS itu setara dengan Journal-nya Comp Science. So maka rela milih dalam format LNCS. Kita sebut selanjutnya sebagai paper LNCS
Doooo gak penting ya beritanya....hehe. tapi penting menurutku dan membuatku bahaaaagiaaaa....
Selain karena papernya bisa keterima, kebahagiaan yang lain adalah...
Rela inshaAlloh bisa mudik ke bandung... Hurrreeeeee!!!!
Soalnya AMS2009 diselenggarakannya di Bandung. Pengennya sekalian mudik, ketemua ma teman -teman MPers.. bisa gak ya? Soalnya keluargaku kan keluarga BESAR. Semua pasti pingin ketemu (GR modeOn ), ketemu Wafa maksudnya. Belum lagi teman dan sahabat yang minta ketemuan juga hehe.... Yah semoag ada waktu d!

Nah, kalo yang ICCSA siyy di Korea. Maunya dateng juga ke Korea, tapi kayaknya gak bakalan diijinkan student pergi kesana. Kalopun keukeuh, musti duit sendiri . Jadilah yang pergi supervisorku.
Mohon do'anya yaaa semoga semuanay lancar hingga hari H...

Mmmh sekarang mo cerita gimana hectic-nya 4 bulanan ini gara-gara si paper2 itu, hingga janjiku belum tertunaikan...

diawali dengan 'tugas' submit untuk paper IEEE. Mulailah bekeraj di last minute. Tik.. tok.. tik, ngetik. Bulak-balik konsultasi ma Supervisor (Spv). Setelah ok di H-1 deadline... eeee di extend deadlinenya. karena nyadar masih banyak yang bolong, jadilah si aku berkutat lagi memperbaiki tanpa konsultasi ma Spv. Soalnya dia cuti kalo gak salah....
Masalahnyaaa, ada tugas satu lagi untuk kirim paper ke iCCSA. deadlinenya beda 15 hari kalo gak salah. Karena aku berkutat terus pada paper IEEE, jadilah si paper LNCS di cuex-kan.
Alhamdulillah paper IEEE ok dan dikirim. Tinggalah si paper LNCS yang belum dikerjakan sama sekali . Konsultasi ma Spv, tak payah kalo gak sempat katanya. Tapi awak harus buat Journal untuk kelulusan. Alamaaaaak jurnal kan lebih susah, dan waktunya mepet kalo mo submit Juni ini. Jadilah mencoba dan berusaha. Dengan kePDan bahwa teorinya sudah ada tinggal kejar simulasi, jadilah aku bak bik bek buk mengejar paper LNCS. Eee alhamdulillah deadline-nya di extend lagi . Hingga akhirnya sempat juga mengirimkan dan agaaain di last minute disaat iNet lagi kacau dan pundung di rumah. Jadinya misua malam-malam ke Lab untuk submit papernya. Fuiiihhhh alhamdulillah masih bisa kekirim.
Nah stelah paper LNCS ke kirim, tak lama ada pengumuman dari paper IEEE. alhamdulillah keterima . Mulailah ke - hectic-an selanjutnya. Dari mulai pembayaran uang konfrensi, ngurusin biaya perjalanan. pokonya semua urusan birokrasi yang bikin kesel cape dan mengkel. karena berurusan sama orang yang tak semuanya berwajah ramah. Huhuhuh sampe sempet nangis dan deg-degan dibuatnya . Belum lagi bikin final manuscript sesuai format IEEE yang ternyata beda jauh sama format yang dulu di kasi di site-nya AMS. Pegimane ini? Musti rombak daaaah!...
Alhamdulillah lancar juga.
sekarang tinggal nunggu aplikasi persetujuan untuk perjalanan ke luar negri niyy. Mohon do'anya ya, biar gak modal sendiri mudiknya . Aamiin
Nah, kemaren senin, setelah mundur seminggu dari jadwal yang dijanjikan. Paper LNCS akhirnya diumumkan. Awalnya katanya not accepted . Eee kemaren malam diralat d! Jadi accepted..alhamdulillah.
Heeemmmh akan dimulai lagi d perjuangan dan pengorbanan perasaaan. karena curiganya, urusan birokrasi pendaftaran konfrens harus saya lagi yang turun tangaan.
Dooooo males kalo udah urusan birokrasi... hiks...
Doakan ya semoag lancar...


*itulah kronologisnya tetehku sayang, kenapa adekmu ini belum ngerjain PR-nya juga.Soalnya bukan cuma sibuk fisik tapi juga hati... Hati-nya gak tenang, jadi mo mempelajari bisnis tea-nya juga gak ON. Maafkan rela ya Teh...
**untuk Teteh yang ngerasa ajah :P

Monday, March 30, 2009

6-7 sasih :: Wafa

my dear lovelly wafa...

udah 7 bulan lebih, gak kerasa ya? usia 6 bulan kemaren Ummi belom sempet bikin laporan niyy.. soalnya Wafa gak cek ke klinik. Tadinya mo bikin laporannya setelah seminggu Wafa makan MPASI. Tapi terus kelupaan. Ya sudah sekalian laporan 7 bulanannya saja ya? Hehe walopun teuteup teulat.

ok d! saatnya Ummi melapor...

Pas Wafa ke klinik, berat Wafa ditimbang. alhamdulillah naik 4 ons untuk dua bulan jadi sekarang beratnya 6.8 kg. Jujur, ketar-ketir jg. Tapi kata nurse-nya is ok... Leganyaaa...
Ya kalo liat pipinya siyy makin mbuleeeett, tapi memang badannya irit. Wafa banyaaaak gerak, mungkin itulah sebabnya ya kenapa kenaikan berat badannya juga irit.

gimana MPASI-nya...?
cerita makannya Wafa seruuuuuu
Minggu-minggu menjelang MPASI si Ummi deg2an dan heboh. Kenapa deg-degan ??? Karena banyak yang bilang kalo dikasi MPASI pada usia 6 bulan anaknya susaah makan. Walopun ada yang menyangkal dan Ummi sendiri gak percaya dengan mitos anak jadi susah makan itu. Tapi yaaa teuteup deg-degan .
Kenapa heboh? Yaa si Ummi yang satu ini mah dari sono-nya memang sudah heboh. Dimulai dari kehebohan membaca kembali petunjuk MPASI. Bentuk makanannya kayak apa, bahan makanan yang boleh apa saja, cara masakanya gimana. Wuaaah pokonya persiapannya sama kayak mo bikin paper untuk konfrensi d! Hihihihi hiperbola pisan ya?
Trus diitambah lagi kehebohan belanjanya ...Cari semua bahan yang organik dan segar . Maklum anak pertama ...
Jreng jreng...
Tibalah saatnya, hari itu pas hari senin...
Gimana hasilnya?
Yaa not bed - lah...
Alhamdulillah..... Wafa lahap makannya... So mitosnya runtuh d!
Tapiiiiii teuteup si Ummi harus putar otak cari strategi, karena ceu Wafa sholehah aktifnya luar biasa..gak bisa diem pas makan. Cara pertama duduk dipangku Ummi dari samping, Wafa gak tahan lama duduk anteng. Pasti pingin guling dan berontak. Cara duduk depan Ummi apalagi. Sempat disuapin pas Wafa tengkurep sambil main, yang ini Wafa nya lumayan anteng. Tapi ada yang bilang gak boleh, gak bagus untuk pencernaanya. Trus Ummi coba dengan digendong duduk, lumayan tahan lama walopun tetap di akhir Wafa berontak pengen bergerak hingga mentok-mentoknya disuapin sambil tengkurep lagi. Selain itu ada juga yang bilang, jangan dibiasain disuap sambil digendong, nti kebaiasaan! Heheh gimana lagi yaa caranya?
Terakhir, didudukan di stroller d! Soalnya mo beli kursi duduk tempat makan baby, gak kuat ongkosnya hehe . Cara terakhir ini tetap di-combine sama posisi duduk dipangku Ummi dan posisi tengkurap kalo Wafanya udah gak betah di dalam stroller. Berhubung sekarang posisi tengkurepnya Wafa sudah tinggi (karena sambil belajar duduk sendiri), jadi Ummi fikir lebih aman.
Selain gak bisa diam dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama, Wafa juga gak bisa diam otak dan tangannya. Maksudnya, meskipun sekarang makan sambil duduk dalam stroller, tanganya harus disibukan dengan suatu mainan. Kadang Ummi kasi sendok minumnya, kadang kasi tangan Ummi yang kiri buat dimainin atau apapun lah mainan sekitarnya yang bisa membuatnya sibuk bergerak.
Nah, ada yang bilang lagi jangan biasakan anak makan sambil main. Betul gak siyy? Ummi agak - agak gak setuju, karena kalo Wafa mesti makan dengan 'hidep' alias diam dan khusyu, dijamin Wafa gak akan sukses makan dong! Soalnya ya itu, seperti yang diceritakan. Wafa harus senantiasa bergerak. Kalopun pernah makan dengan kondiis rapih dan diam, adalah ketika baru bangun tidur banget, sehingga dia nurut duduk diam. Tapiii jangan salah, suapan-suapan selanjutnya, setelah Wafanya On, tetap Ummi sibuk dengan keaktifan Wafa
Wafa juga udah bisa bedakan emam dan eueut, alias makan dan minum. Wafa udah bisa geleng - geleng kalo nggak mau. Baik itu gak mau karena kenyang maupun gak mau sementara karena haus mau minum. Nah kalo udah nangis atau geleng-geleng si sendok makanan udah gak bisa masuk tuh! Bagaimanapun Ummi membujuk . Tapi ketika disodorkan sendok berisi air sambil Ummi bilang eueut (minum), maka dengan sukaUmmi (baca : sukaRela ), Wafa membuka mulutnya. Nah setelah minum, boleh dicoba disuap lagi. Kalo mangap berarti masih mau, kalo nutup terus mulutnya artinya udah STOP, wafa kenyang atau Wafa gak suka


motoriknya...
wafa bisa tepuk tangan lho.. tapi judulnya tepuk tangan sesuka Wafa. Kenapa? Karena kita gak bisa meminta Wafa bertepuk tangan. Hihihihi...
Wafa bertepuk tangan sesuka hatinya. Kadang kalo ada yang tepuk tangan Wafa ngikut, kadang nggak. Seringnya tiba-tiba tepuk tangan kalo lagi seneng, tapi pas diikutin langsung berhenti d! Hehe...
Eiiit jangan bayangkan tepuk tangannya bunyi yaaa? Cuma gerakan tangan layaknya yang tepuk tangan saja, tapi belum berbunyi.
Sejak kapan Wafa bisa tepuk tangan? Mmmh Ummi dan Abah gak nyadar sejak kapan, tapi pastinya sudah lama gerakan tangan seperti tepuk tangan dilakukan Wafa. Hingga tiba suatu hari ammah Aliyah bertandang ke rumah. Amah Aliyah tepuk tangan eee Wafanya ngikut, kemudian Amahnya bilang, Wafa bisa tepuk tangaaaan. Tiiiing oia ya, seru Ummi dan Abah, Wafa bisa tepuk tangaaaan

Gerakan motorik lainnya.
Setelah berhasil tengkurep dan telentang sendiri, ceuceu wafa sholihah kemudian bisa...
berputar kesegala arah dengan cepat, sehingga kasur sudah tak aman lagi untuknya. Huhuhu si Ummi gak bisa ke kamar mandi saat Wafa bangun .
Wafa juga sempet jatuh dari kasur d! Hiks .
Waktu itu Ummi abis begadang mengerjakan paper. Jam 5.30 Wafa nangis minta mimik, Ummi pindah ke kiri karena mimiknya bagian di kiri. Saking ngantuknya, Ummi lupa gak ngasi penghalang. Jam 6. 10an Ummi terbangun karena Abah yang tidur dibawah teriak (Istighfar kalo gak salah) dan Wafa menangis.Ternyata Wafa udah jatuh terlentang di bawah. Mungkin setelah mimik, Wafa guling-guling sampe jatuh. Akhirnya sorenya langsung d si kasur disimpan di bawah, gak pake dipan. For safety insyaALloh
mengangkat kepala dan badan bagian depan tinggi - tinggi kecuali pantat ketika telungkup
mengangkat pantat ketika terlentang dan bergerak mundur, hingga beberapa kali kejedut dinding akibat bergerak mundur ketika terlentang...
mampu menerobos bantal penghalang maupun menendangnya ... iih bikin deg2an teyuuus, gak bisa ditinggal . Dan sekarang malah mampu ngangkat/menggeser bantal busa yang gede
lalu gerakan mundur juga bisa dilakukan wafa ketika tengkurep, mungkin maksudnya mo maju tapi jadinya mundur.Karena keahlian mundur inilah Wafa berhasil turun dari kasur tipis. Lalu kemaren tanggal 16 Maret 2009, sebelum mandiin Wafa, Ummi tinggalin Wafa sebentar untuk ngasi air dingin ke air mandinya Wafa. Untuk menjaga Wafa, Ummi kasi mainannya di tengah - tengah kasur, maksudnya biar Wafa terhindar dari jatuh karena fokus ma mainan (si Ummi gak sempat kasi penghalang). Tiba- tiba ketika Ummi lagi di kamar mandi, kedengeran Wafa nangis, tapi bukan nangis sakit, nangis manja gitu. Pas Ummi liat, wafa udah di lantai dg posisi duduk.Tebakan Ummi Wafa mau maju ambil mainan, tapi jadinya mundur, trus kaki turun kebawah, badan dan alhamdulillah bisa ditopang sama tangan.
kemudian gerak maju ketika tengkurep dengan cara sedikit lompat bagian depannya. Pantatnya sudah mulai diangkat - angkat.. apakah ini tandanya akan merangkak?
Menginjak bulan ke tujuh ketika tengkurep, posisi kepala makin tinggi hingga akhirnya bisa duduk sendiri. Tapi tangannya masih bertopang kedepan. Kakinya lurus kedepan satu dilipat kebelakang satu. Sering Wafa mo merubah posisi kakinya yang ngelipat ini agar lurus kedepan. Bikin Ummi deg-degan liatinnya. Karena pas ngubah posisi kakinya ini, badan Wafa bergerak. Hihihi si Ummi takut Wafa jatuh . Sering juga dia lepas tangannya, tapi si Umminya masih belum bisa ngelepas hatinya, jadinya sering agak teriak membuat Wafa kaget d! Pelajaran duduk ini juga sering membuat 'korban', hehe beberapa kali pas yang jagain meleng, Wafanya jatuh. Bukan karena posisi duduknya belum kuat, tapi Wafa-nya suka-suka hati menjatuhkan badanya. Fikirnya ada yang menahan kali yaaa
Sebelum bulan ketujuh, Wafa belum bisa duduk sendiri dengan seimbang, tapi kalo pegangan sama sisi-sisi stroller atu jolang(tempat mandi bayi) dia sudah bisa tegak. Atau pegangan sama Ummi juga udah ok. Tapi kata Ni, jangan dipaksa takut bongkok.. ya sudaaah.. akhirnya selalu ditumpu dan dibantu ketika duduk. Kecuali kalo gi di stroller, wafa suka bangun dan duduk sendiri.
Sudah bisa merayap dg cepat. Jadi sekarang bukan sholat atau mandi saja yang gantian sama Abah. Poko'nya selama Wafa On dan gak tidur, harus ada yang ngawasin. Sampe makan pun gantian. Karena ya ituuuu, Wafa the explorer sudah merambat dan bergerak kemana-mana. Sempat mo nyamperin Ummi ke kamar mandi juga soalnya

Dari lahir, wafa hobi menjejakan kakinya ketika diberdirikan. Misal diangkat ketika dari posisi tidur. Sampai Ni-nya bilang, ini bayi kok udah bisa napak. Wafa juga gak bisa diam kakinya kalo lagi tiduran atau dalam pangkuan. Mmh sekarang tiap kali diberdirikan (ketika diangkat dari posisi duduk atau tidur), kaki Wafa menjejak kuat, sampai sakit perut Ummi, Nak ^__^

cerewetnya Wafa?
dari duluuuuu,dari usia 2 bulan wafa udah hobi ngoceh
sekarang udah keluar bunyi yang jelas walopun tanpa makna. Kayak Mamama, papapa, bababa, nggaaaa. Sampai Ummi suka becandain Abah kalo Wafa manggil Ummi dengan Mama dan Abah dengan Papah. So, mo ganti nama panggilan Bah? Hehehe.. nggak mau kata si Abahnya . Itulah mungkin sebabnya banyak bahasa panggilan ke Ibu dan Bapak ada unsur Ma dan Pa-nya. Soalnya mudah diucapkan sama baby
Ditambah Wafa bisa mngeluarkan suara yang bunyinya mirip Wafa. Nah kalo tadi sore Wafa mengeluarkan bunyi yang mirip kata nggak. Lucunya, sebelumnya Wafa ditawarin sesuatu sama Amahnya, ee jawabnya enggak ...

Makin kenal sama Ummi...
Suatu ketika, si Ummi harus ke kampus ngurusin uang pendaftaran untuk konfrensi di Bandung. So, Wafa ma Abah laah. Tapi ya sodara-sodara, sebelum Ummi pergi Wafa udah nangis - nangis, dan pas Ummi pamitan Wafa nangisnya makin keras dan tangannya menghadap ke depan kayak yang mo bilang... "Miii ikuuut".. Uuuu gak tega .
Sepulangnya dari kampus, wajah Wafa cerah ceria dong ngeliat Ummi. Tapi kalo Ummi menghilang dari matanya, langsung ngeeek... nangis d! Padahal Ummi kan harus bergerak cepat ke dapur, wc maupun ke kamar ...
Begitupun kalo udah bosen main sendiri dan mau ditemenin mainnya, Ummi gak boleh jauh-jauh dari pandangan Wafa. Padahal ada Abah, tapi teuteuuuup.. Ummi harus keliatan. Kecuali diajak main sama Abah, jadi perhatian Wafa teralihkan. Kirain kalo masih bayi belum terlalu kenal ya? Eee ternyata hehe
Tp alhamdulillah, Wafa masih mau di gendong sama Amah-amahnya, ma Uwa-nya, ma Bude-nya, kecuali kalo lapar dan ngantuk. Tapi kalo lagi anteng mah.. hayuuu sajah, siapa yang berani gendong? AYooo mari-mari kemari... gendong Wafa.
Hingga pas Ustz Akhmad Faradis ke Johor, sempat wafa digendong ma beliau dengan anteng. Hehe digendong ma pendiri Kepanduan (kalo gak salah kata si Abah si gt ) niyyy. Nti jadi kepanduang juga Nak? Huhuhu jangan kayak Ummi ya Santika-Tong.. Santika sapotong, soalnya penakuttt hehe

Wafa udah kenal semua mainannya, jadi kalo dibawain mainan pas jalan keluar dia gak mau dan lebih tertarik sama tas Ummi dan buku (karena dua benda ini yang sering Ummi 'larang' untuk di emut) atau tas siapapun yang berada di sekitarnya. Pertama dipegang-pegang (ini siyy ok).. lalu di emut... nah ini yang suka Ummi larang. Kotor Nak ...
Hihihi suka lucu, muka Wafa suka berubah ketika melihat tas Ummi, atau juz-ama atau Qur'an.. pasti lebih tertarik dan semangat untuk menggapainya, sampai suka nangis kalo ma Ummi dialihkan ma yang lain. Soalnya tiga benda ini yang dekat dengan Ummi, tapi Wafa gak boleh pegang hehe ...

Wafa sholihah... tumbuh kembang yang sehat dan kuat ya Nak..
Ummi dan Abah sayaaang sama Wafa ... mmuach ..

sekian dulu laporannya, nti kapan -kapan nambah kali yaaa... soalnya Umminya lupaa