huahhh..:((
sirik ma mira...
^_^
hiks...
sore hari tanpa teman chatting....jadinya gini niyy...
Thursday, April 26, 2007
Monday, April 23, 2007
konsekuensinya....
aku "membajaknya"..."menganggunya"....
mmh kalo temanku bilang....
akhirnya aku "nyampah"..........
Rabbi terimakasih atas keseimbangan yang kau berikan...
kehidupan terbaik yang kau pilihkan....
dimana,
Kau akan senantiasa ada ....
dalam setiap butiran butiran cinta yang berhamburan disekitarku
................
*for my lovely sis...makasih dah nemenin :D
menunggu..hanya bisa menunggu....
beribu rasa khawatir tersembunyi dalam diri,
ingin menyapanya, tapi ....
teringat akan percakapan sore itu,
hingga aku akhirnya menahan diri ...
namun dibalik smua rasa yang bergejolak di dalam hati,
yang paling besar adalah perasaan khawatir...
apakah dia baik-baik saja disana...
.................................................
Thursday, April 19, 2007
3 bulan lebih sedikit...
kesabaran tiada batasnya...
itu mungkin yang harus saya latih,
terasa begitu banyak "hambatan" akan kepergianku untuk menemuinya...
beberapa saat yang lalu, sempat menengok message archieve...
komunikasi yang terjalin, semakin hari terasa semakin dalam kedekatannya...
semoga itu merupakan petunjuk dan jalan menuju ke arah yang lebih baik...
aamiin.....
mengumpulkan serak-serak hati...
menyatukan kepingan - kepingan jiwa...
berharap..Dia akan melabuhkan kami di sisiNya..hanya disisiNya...
Tuesday, March 20, 2007
di dalam hatiku..
hanya ada satu ruangan...
yg selama ini kukosongkan selalu...
menunggu penghuninya datang...
dan ia telah memasukinya,
14 jan 07
ruangan itu kini telah kututup pintunya...
agar penghuninya tak bisa keluar lagi...
karena kuingin, dia tetap ada di sana...
selamanya...
*puisi seseorang yang sedikiiiiiit kuubah kata-katanya, tp tidak ma'na-nya....
*gpp kan yang...^_^
Monday, March 19, 2007
Friday, March 16, 2007
mamah, Apa hari ini di Bandung, huaaahh senangnya...
percakapan tadi pagi,
"mmh kalo rela sudah di malaysia, mamah makin "miskil" kalo k bandung"...
...................................................................................................
ingin menangis........................................................................
"mah maaf......."
...................................................................................................
"ya ngga, mamah juga pingin rela cepet ke malaysia biar bisa 'bareng' lagi"
.................................................................................................
haruskah memilih?
i'm waiting for the moment, without thinking anybody else feeling....
mah..maaf rela tak pernah mencoba menyelami perasaanmu...
..........
bakti pada suami adalah apa yang kau ajarkan padaku,
aku tau, kau tak terluka dg kepergianku nanti,
aku tau, kau pasti selalu mendoakan untuk kami,
aah mah...apa yang bisa kuberi untukmu...
mungkin...
ya hanya mungkin...
kami hanya bisa berusaha dan menunjukannya padamu bahwa rumah tangga yang kami bangun insya'Allah bahagia dan berada dalam naunganNya....semoga
sehingga kaupun bisa bahagia dan merasa tenang...
tak bisa memberi....hanya berharap bisa membahagiakan....
........mah, pa....I love u.....we love u.....
sudah 2 bulan lebih sedikit usianya, masih sangat muda ya? ^_^
saat ini kami tengah mempersiapkan diri agar bisa bersama-sama lagi. banyak hal yang mesti diurus, surat2 tempat tinggal dan segala kemungkinan yang mungkin akan dan harus kami hadapi.
mmh..kemarin saat reunian lagi dg sahabat - sahabat terbaiku, teringat pula seminggu sebelum pernikahan. ketika aku mengumpulkan mereka dan membuat pengumuman serta menceritakan semuanya dg muka santai...
saat itu aku berkata " ya beliau akan pergi ke malaysia 6 hari setelah menikah"...
mereka bertanya " rela gimana?"
"ya ga ikut" jawabku santai...
how could it be.....it could, i say
pikirku, toh selama ini akupun sendiri, aku bisa dan terbiasa tinggal sendiri, so aku merasa ga masalah, saat itu.
sekarang?
jangan tanya deh!...hehehe..sahabat-sahabatku aja sampai ngetawain...
"deuuu yang dulu gpp..sekarang??????"
hemmmh....
*doakaaaaaannn smoga semuanya bisa cepat beres, jd kami bisa barengan lagi ^_^
Tuesday, March 13, 2007
blogwaling ceritanya...
nyampe k blognya Yentri..trus buka blognya kang Apri, ee ernyata udah pindah k multiply.
disana ternyata rela "nemu" video klip nya sami yusuf...horrreeeeee i like hisa nasheed a lot..
i've been looking for his song everywhere...ga deng! nyari di mp3search buat donlod gratisan, tapi ternyata ga ada, jd pas nemu ada di kang apri i'm so happyyyyyyyyyyy....
mmh tapi tetep ga bisa langsung nyimak harus donlod sesuatu dl agar bisa nyimak lagunya...
singkat kata, ku donlod d!!!!
hingga akhirnya i can play it....
and now...
until this hour...mmh i've heard his song for almost...mmh..more than 5 times...cickcickcickik..hehehe..mpe bosen dah!
rela copy-paste liriknya disini ya...
O Allah the Almighty
Protect me and guide me
To your love and mercy
Ya Allah don’t deprive me
From beholding your beauty
O my Lord accept this plea
CHORUS:
Hasbi rabbi jallallah
Ma fi qalbi ghayrullah
My Lord is enough for me, Glory be to Allah
There is nothing in my heart except Allah
CHORUS
Hindi:
Wo tanha kaun hai
Badshah wo kaun hai
Meherba wo kaun hai
Who is the only One?
Who is the King?
Who is the Merciful?
Kya unchi shan hai
Uskey sab nishan hai
Sab dilon ki jan hai
Who is the most praised and benevolent?
Whatever you see in this world is His sign
He’s the love of every soul
CHORUS
Turkish:
Affeder gunahi
Alemin padisahi
Yureklerin penahi
He is the Forgiver of all sins
He is the King of the universe
He is the Refuge of all hearts
Isit Allah derdimi, bu ahlarimi
Rahmeyle, bagisla gunahlarimi
Hayreyle hem aksam hem sabahlarimi
O Allah hear my sorrows and my sighs
Have mercy and pardon my sins
Bless my night and days
CHORUS
Arabic:
Ya rabbal ‘alamin
Salli ‘ala Tahal amin
Fi kulli waqtin wa hin
O Lord of the worlds
Send peace and blessings
On Ta-ha the trustworthy
In every time and at every instant
Imla’ qalbi bil yaqin
Thabbitni ‘ala hadhad din
Waghfir li wal muslimin
Fill my heart with conviction
Make me steadfast on this Religion
And forgive me and all the believers
but anyway..alhamdulillah..jangan mengeluh..ayoo reeeeeeeeee!!!!!!!!!!!!! semangat...
information exchange and annual tinggal menghitung hari....
tik..tak..tik..tok....
Wednesday, March 07, 2007
Setelah solid, qiyadah & jundiyah memikirkan secara bersama-sama strategi yg islami utk memenangkan dakwah...
Memenangkan dakwah bukan berarti menjadikan kemenangan fiski sbg target tertinggi...
Kemenangan tdk ada gunanya, kalau malah merusak dakwah...
Ini adalah situasi yg unik....
Situasi yg diciptkan Allah utk mentarbiyah kita semua...
Baik jundi, terlebih lagi bagi qiyadah...
Di sinilah azimah dakwah diuji...
Di sinilah fokus kita diuji, apakah kita selama ini hanya memikirkan target duniawi, Ataukah yg kita tuju adalah kemenangan nilai2 Islam...
Di sini pula kita diuji, apakah barisan kita benar2 kokoh sebagaimana dimaksud dlm
Ataukah kita selama ini hanya sekedar berkerumun...
Apakah kita lebih mengutamakan dakwah di atas agenda2 pribadi kita...
Apakah kita lebih memilih jalan yg mendaki menuju puncak, ataukah jalan mudah, yg ringan, menuju jurang...?
Allahu a'lam... apa yg sebenarnya terjadi...
Blm tentu itu salah kita... blm tentu juga itu salah mereka...
Mungkin kita sdh "miskin nilai"...
Tiada lagi "pencerahan Islam" yg kita tawarkan...
Mungkin kita tlah kehilangan "kehangatan ukhuwah"...
Mungkin juga gelora api jihad telah hampir padam
Shg kita tak lagi menjadi 'manusia langit'....manusia Rabbany…
Allahu’alam bi shawab
*thanks for my beloved one …remind me about this basic principal in our way
Tuesday, March 06, 2007
Monday, March 05, 2007
sore ini, kami membuat komitmen
agar sama-sama menjadi hamba Allah Yang DicintaiNya
semoga, kami bisa istiqamah dan bisa saling memutaba'ahi satu sama lain
semoga, ini merupakan salah satu ikhtiar
agar kami bisa dinaungi oleh sayap-sayap cintaNya...
===menempatkan cinta pada Allah diatas cinta pada yang lainnya===
==============itu cita -cita kami, insya'Allah===============
.................................................doakan ya!!!!!!...................................................
tak biasanya datang sedih k walimahan,
tapi....
jujur,
sejak sampai ditempat rasanya tak enak banget
apalagi sampai kulihat sesuatu yang berubah darinya
orang yang pernah sangat dekat dengan kehidupanku
mmh sepanjang waktu kucoba untuk senantiasa berhusnuzhon
mencari beribu alasan....
sampai tak kutemukan alasan lain,
hingga mendung masih menggelayuti raut mukaku sampai kaki akhirnya meninggalkan tempat itu
......................................................................................................................................................
*maaf tak mengingatmu untuk waktu yang lama....
*maaf tak menanyakan kabar untuk waktu yang lama...
*walau bagaimanapun, engkau adalah bagian dari hidupku, yang telah membantuku merubah diriku menjadi seperti sekarang ini
*hanya Allah yang tau arah dari langkah -langkah kita
*semoga suatu saat langkah kita kan bertemu lagi dalam skenarioNya yang terbaik
*****luV u..and insya'Allah i'll love u always****
Thursday, March 01, 2007
Dulu.....
Selalu kuinginkan agar jika suatu saat nanti Allah memberikan aku pendamping,
Dia menganugerahkan cinta padaku untuk suamiku karenaNya....
Menyandarkan cinta sebagai pondasi yang harus kami bangun karenaNya...
Dan mencintaNya lebih dari cintaku pada suamiku...
Kini…
Aku bingung….
Apakah cintaku pada suamiku ádalah karenaNya…
Sandaran cinta untuk pondasi yang kami bangun karenaNya?
Cinta yang aku punya untuk suamiku tak lebih dari cintaku pada Rabbku?
Aku....
Takut,
Jika aku tak bisa memenuhinya,
Jika cinta yang membuncah ini tak diridhoiNya...
Jika aku lebih mencintai suamiku daaripada cintaku kepadaNya...
Jika segala pinta yang pernah terucap dariku, dulu
Kini tak bermakna lagi....
Rabbi tunjukan padaku,
Jika aku terlalu mencintainya...
Ingatkan aku,
Jika cintaku padanya mendzhalimiku...
Dan membuatku melupakanMu...
Jadikan cinta yang tengah kami bangun ini berada dalam sayap – sayap cintaMu...
Sehingga setiap detik yang kami lalui mendapat berkah dariMu....
Aamiin...
* is there any sign if our love to our husband is more than our love to God?
kalo ada ciri-cirinya..kasi tauuuu duongggg...^_^
agar aku bisa kembali padaNya
Subhanallah...
3 hari yang melelahkan , menyenangkan dan memberikan begitu banyak pelajaran,
Ketika ternyata pribadi – pribadi tangguh, tak hanya kutemukan dalam cerita dongeng belaka...
Aku bisa berhadapan langsung dengan mereka,
Menyapa mereka, menggengam tangannya bahkan memeluknya dan mengucapkan...
”assalamu’alaykum warahmatullahi wa barakatu.....ya ukhty fillah....
Yap...
Pribadi – pribadi yang tetap berda’wah baik dalam keadaan ringan maupun payah...
Tiga hari itu kulalui untuk TFT...
Di suatu tempat di Tanah Sunda,
Sampai
Untung saja sinyal HP masih ada…jd ga terputus koneksi dg dunia luar
TFT yang subhanallah menguras banyak tenaga,
Menguras banyak fikiran dan usaha agar senantiasa wake – up dan tidak ngantuk tentunya…
Daurah yang tak biasa, karena setiap santapan makan tersaji, langsung dilahap dengan semangat oleh pesertanya,
Biasanya kan kalo daurah suka ga abis makanannya..^_^
Dibalik TFT yang melelahkan itu,
Ada berlian berkilauan terhampar disana...
Umahat- umahat tangguh berdiri layaknya sebutir batu berlian
Kokoh namun memberikan cahaya pada sekelilingnya
Ada….
Seorang umahat yang tengah mengandung tujuh bulan…
Beliau ikut tiap rangkaian acara dengan semangat,
Kalopun tak bisa ikut test fisik karena sedang hamil,
Beliau tetap ada disana...
Menyemangati teman-temannya,
Satu umahat lainnya,
Mempunyai buah hati yang berumur 15 bulan...
Tapi tetap khusyu diikutinya setiap acara,
Hanya saat bayinya menginginkan ASI...
Dia menghampiri,
Sisa waktu lainnya,
Sang ade bayi tenang bersama abi-nya
Subhanallah
Mereka tak minta dimanja ataupun dimaklumi sebagai umahat yang tidak seFit lajanger...
Mereka ikut berlari...
Mereka ikut bergerak bersama akhwat disekitarnya
Ikutan lari sprint....sit – up....push – up....
Bahkan ikutan long march dengan membawa tas di pundak...
Adakah keluhan dan omelan terucap dari mulutnya?
Tak ada....
Di malam haflah pun...
Huahhhh seruuuu....
Mereka semangat ikutan berperan...
Tak ada rasa malu untuk ikut mengobarkan semangat dan kreatifitas..
Lalu, akupun berfikir...
Lima .... sepuluh ..... lima belas tahun lagi ....
Akankah aku seperti mereka...
Ataukah diam berlindung dibalik justifikasi dan pemakluman sebagai seorang umahat...
Wahai mujahidah da’wah yang masih merasa nyaman dibalik sangkar emas berwujud kampus...
Dirimu belum teruji sampai kehidupan nyata menghampirimu....
Wahai mujahida da’wah yang masih mengemban amanah diri sendiri....
Dirimu belum teruji sampai keluarga dan suami menjadi tanggung jawab yang mesti kau pikul juga...
Meskipun status akhwat militan terkalung di pundakmu kini....yaaa..ukhty...
Senantiasalah berdo’a dan meminta pada Rabbmu...
Agar kau diberikan kekuatan dan keistiqamahan baik di waktu sempit maupun lapang…
Allahu’alam bi shawab
* persembahan untuk saudari2ku para Santika’ers dimanapun berada…yang kini sedang membangun pondasi da’wah….berjuanglah bergeraklah..jangan sampai apa yang kita lalui kemaren sia-sia begitu saja…
* for my lovely husband…doakan dan mmh minta dukungan..agar istrimu ini senantiasa istiqamah diwaktu sempit maupun lapang…tanpa cinta, kepercayaan dan dukungan darimu mungkin jalanku akan terseok – seok..
Rabbi..kuatkan aku..kuatkan aku….Aamiin
Inginnya berada di tempat lain…
Meloncat bersama sang waktu,
Atau terbang bersama kupu – kupu ...
Lalu ,
Menyampaikan salam kepada kekasih tercinta,
Lalu,
Mendengarkan ceritanya
Meski,
Mungkin aku tak bisa berbuat banyak,
Hanya,
Mendengarkan dan mencoba menghadirkan kenyamanan
Tapi,
Berada disisinya sudah cukup menenangkanku,
Karena,
Aku bisa meyakinkan dengan mata kepalaku sendiri,
Bahwa dibalik sejuta kegelisahannya,
Dia masih berada dalam CintaNya...
Saat ini inginku,
Cukup berada di sisinya
Tuesday, February 27, 2007
Tidak dapat digambarkan, perasaan ku ketika mendengar berita pernikahan adikku itu. Kaget, senang, sedih, marah juga, semua rasanya campur jadi satu. Kaget, tentu saja kaget. Karena berita ini datang pada saat yang benar – benar tidak terduga. Senang, tentu saja senang. Semoga Allah jadikan pernikahan ini sebagai buah yang manis dari pohon kesabaran yang telah ditanam dan dirawatnya selama ini. Marah, mungkin bukan marah. Hanya sekedar perasaan kesal, mengutuki diriku sendiri. Kenapa tidak ada firasat sedikit pun bahwa hal ini akan datang. Dan juga sedih, lelaki sholeh yang telah Allah pilihkan untuknya akan membawa nya pergi jauh untuk waktu yang cukup lama.
**********
Adikku sayang, sebelum lelaki itu kelak menyita perhatian mu, sebelum lelaki itu kelak mengambil sebagian dari cinta yang selama ini kau berikan untukku, izinkan aku untuk berterima kasih padamu. Terima kasih karena telah mengizinkanku menjadi bagian dari cerita hidupmu, terima kasih karena telah menjadi bagian yang menghiasi hari – hariku. Sekian lama kita berteman, I could always turn to you. Kau selalu ada untuk mendengarkan semua keluh kesahku. Mengingatkanku dengan caramu sendiri. Menjadi bagian dari kekuatanku untuk menjalani hari – hari yang sulit. Terima kasih untuk semua itu. Terima kasih karena telah membuatku merasa nyaman. Aku selalu dapat tampil dalam wujud yang teraneh sekalipun dari keseluruhan kepribadianku. Sekali lagi, terima kasih untuk semua itu. Hanya Allah lah yang mampu memberikan balasan yang terbaik.
**********
Selamat adikku. Selamat menjalani kehidupan pernikahan mu. Pasti kau sudah menantikan hari itu sekian lama bukan ? Hari dimana seorang lelaki sholeh akan datang kepadamu, meminta mu dari ayahmu. Dan semenjak hari itu, ia akan terus menjaga, menyayangi dan memeliharamu dalam kebaikan. Walalupun berakhirnya penantian itu tidak menghilangkan kegundahanmu.
Terasa sekali bukan ? Saat kegundahan itu datang, kau hanya mampu memohon kebaikan , rahmat dan ridha Allah semata. Terasa sekali tidak ada yang bisa menenangkan kegelisahan jiwa akan sebuah keputusan yang besar untuk menikah kecuali dengan berserah kepada-Nya.
Menikah memang bukan perkara mudah. Karena dia adalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Dan dia juga merupakan gerbang menuju dimensi yang sama sekali baru bagi seorang manusia.
Walaupun begitu Allah sebenarnya telah mempersiapkan begitu banyak pintu kemudahan untuk perkara ini. Mengawali segala sesuatunya dengan awal yang baik dan di ridhai oleh Allah adalah salah satu syarat dibukakannya pintu kemudahan itu. Dimulai dengan niat yang ikhlas dan orientasi yang benar. Karena keikhlasan hati dan tujuan yang benar adalah kunci kebahagiaan hidup berumah tangga.
Ikhlaskan niat, bahwa pernikahan adalah salah satu manifestasi keta'atan kita kepada Allah. Dan oleh karena itu, pernikahan yang akan diwujudkan adalah pernikahan di jalan Allah, pernikahan atas dasar komitmen terhadap da'wah, dan pernikahannya para pejuang. Bukan sekedar menikmati romantisme hidup yang dibingkai oleh cinta yang semu.
Luruskan orientasi bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi kita jika kita terus membujuk-Nya dengan ikhtiar dan do'a - do'a yang kita panjatkan. Luruskan orientasi kita bahwa jika kita berusaha menyempurnakan keimanan kita maka Allah akan mempertemukan kita dengan orang yang kualitas keimanannya pun sebanding dengan kita. Bahkan sebagai tambahannya, Allah sertakan pula ketenangan hati, kelapangan serta kemantapan dalam menerima pemberian terbaik dari Nya.
Syarat lain menuju terbukanya pintu kemudahan dalam pernikahan adalah tawakkal. Jalani saja segala sesuatunya seperti yang Allah minta. Nabi Musa pun tidak pernah bertanya ketika beliau diminta memukulkan tongkatnya ke laut merah. Sampai kemudian Allah menurunkan rahmat dan pertolongan-Nya dengan cara itu.
**********
Genggamlah tangannya, katakan kau sayang padanya. Bangunlah komunikasi diantara dua hati yang tidak saling mengenal sebelumnya. Cinta memang anugrah dari Allah, tapi terkadang cinta itu harus diupayakan. Bukalah lebar – lebar pintu hatimu, dan mohon lah kepada Allah pertolongan untuk melakukannya.
Berusahalah untuk menerima suamimu apa adanya, karena kita tidak akan pernah bisa mencintai seseorang dengan sesungguhnya dan dengan perasaan cinta yang mendalam sebelum kita menerima dia apa adanya. Dan menerima tidak selalu berarti bahwa kita menyukai kekurangan dan kelemahannya. Menerima lebih berarti bahwa kelemahan dan kekurangan itu bukan kondisi akhir dari kepribadiannya, dan selalu ada peluang untuk berubah dan berkembang.
He may not be the perfect one of all, but be sure that He’s the best one that God has sent to you.
**********
Selamat mengarungi bahtera rumah tangga. Kapal yang kau tumpangi masih berjalan dengan tenang, mengarungi samudra kehidupan. Kau akan merasakan begitu banyak keindahan dan kebahagiaan. Tapi kebahagiaan itu tidak selamanya, sayang ... Angin yang bertiup tidak akan selamanya tenang. Allah pasti akan memberikan ujian.
Dan ketika masa – masa itu datang, masa dimana kapal ini mulai bergoyang, dan urat – urat syaraf seolah terus menerus menegang dalam rangka menahan kesabaran. Masa dimana keistiqomahan dan cinta dihadapkan pada karang. Ingatlah bahwa perjalanan ini diawali dengan ikhlas, memasrahkan segala urusan pada Allah. Berazzam untuk tetap berdiri di atas jalan keta’atan pada Allah. Perjalanan ini diawali dengan cinta. Dengan penuh kasih sayang dan pengertian.
Maka dengan keistiqomahan, keikhlasan, cinta, kasih sayang dan pengertian, serta dengan berpegangan tangan jua lah kita dapat terus menjalaninya. Dari awal, sampai kelak Allah memisahkan kita dan orang yang kita cintai di dunia dan semoga mempertemukan lagi di jannah-Nya.
Karena menikah adalah pelajaran kesabaran dalam madrasah kehidupan ...
Dan kesetiaan adalah bintang di langit kebesaran jiwa ...
Barakallahulaka wa baraka ‘alaika wa jama’a baina kuma fi khair. Semoga rahmat, kasih sayang dan hidayah Allah selalu menyertai setiap langkah yang diayunkan.
Cimahi, 8 Januari 2007
I wish you could see all the tears that falling down from my eyes right now
~upi~